Tolak Jabatan Presiden Tiga Periode, PDIP: Sejak Awal Kami Taat Konstitusi

Sabtu, 18 September 2021 14:38

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memastikan tidak menginginkan adanya aturan yang mengizinkan jabatan presiden menjadi tiga periode dan juga menolak penambahan masa kedudukan kepala negara lebih dari sepuluh tahun.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan usulan amandemen terbatas UUD 1945 yang dilakukan pihaknya hanya menekankan soal Garis Besar Haluan Negara (GBHN).

Dia memastikan PDIP dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak menginginkan jabatan kepala negara ditambah masanya atau bisa diduduki tiga periode.

“PDIP sejak awal taat pada konstitusi dan Pak Jokowi sudah menegaskan berulang kali. Karena ketika Bapak Jokowi dilantik sebagai presiden, salah satu sumpahnya di jabatan itu menegaskan untuk taat kepada perintah konstitusi dan menjalankan konstitusi dengan UU dengan selurus-lurusnya. Sehingga tidak ada gagasan dari PDIP tentang jabatan presiden tiga periode atau perpanjangan masa jabatan,” ujar Hasto kepada wartawan, Sabtu (18/9).

Hasto menuturkan PDIP saat ini fokus pada kaderisasi dan bekerja untuk rakyat. Meski demikian, akan tiba waktunya PDIP untuk menentukan siapa calon presiden atau calon wakil presiden yang diusung.

Bagikan berita ini:
9
7
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar