Tujuh Negara Lirik Potensi Kendaraan Listrik di Indonesia

Sabtu, 18 September 2021 15:24

Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia memastikan, bahwa akan ada enam hingga tujuh negara yang menyatakan minat untuk berinvestasi kendaraan listrik di Indonesia.

“Jadi tidak hanya berasal dari Korea Selatan saja. Saat ini ada enam hingga tujuh negara yang akan masuk ke Indonesia,” kata Bahlil, Sabtu (18/9/2021)

Bahlil menyebut, konsorsium Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution sudah mulai membangun pabrik baterai mobil listrik. Selain itu, ada juga investasi yang sudah mencapai tahap perjanjian bisnis pengembangan EV battery yaitu produsen baterai kendaraan listrik asal Tiongkok, Contemporary Amperex Technology Co. Ltd. (CATL).

“Pemerintah tidak ingin memberi ruang hanya kepada satu negara saja untuk industri mobil listrik ini. Setelah Korea Selatan dan Tiongkok,” ujarnya

“Enggak boleh ada satu negara pun yang mengatur Indonesia, enggak boleh. Jadi kita memberikan ruang kompetisi yang fair,” sambungnya.

Selain negara-negara Korsel dan China, Bahlil menyebut, ada juga negara Eropa yang juga tengah dalam tahap penjajahan rencana investasi mobil listrik, namun enggan dibeberkannya.

Bagikan berita ini:
2
4
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar