Bareskrim Dalami Motif Penganiayaan Irjen Napoleon Bonaparte terhadap Muhammad Kece

Minggu, 19 September 2021 17:57

Irjen Napoleon Bonaparte diduga menganiaya Muhammad Kece di Rutan Bareskrim. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Penyidik Bareskrim Polri sedang menangani perkara penganiayaan yang dialami Muhammad Kece di dalam tahanan.

Pelakunya adalah Irjen Napoleon Bonaparte yang sesama penghuni tahanan.

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan, dalam kasus ini, pihaknya segera memeriksa Irjen Napoleon Bonaparte.

“Kami akan didalami saat pemeriksaan yang bersangkutan. Masih kami agendakan untuk pemeriksaan terlapor,” ujar Andi Rian, Minggu (19/9).

Pemeriksaan ini untuk mengetahui motif pemukulan terhadap Muhammad Kece hingga babak belur.

Menurut Andi Rian, pemeriksaan terhadap Napoleon dilakukan setelah pemeriksaan saksi-saksi.

Saksi-saksi tersebut merupakan rekan sesama penghuni tahanan untuk dimintai keterangan sehingga polisi bisa menentukan ada tidaknya keterlibatan pihak lain dalam peristiwa ini.

“Jadi, usai pemeriksaan saksi-saksi, baru minggu ini atau minggu depan kami periksa terlapor,” beber Andi Rian.

Diketahui bahwa Muhammad Kece membuat laporan penganiayaan di dalam Rutan Bareskrim Polri.

Dalam laporan itu, pelaku adalah mantan Kadiv Hubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte.

Bagikan berita ini:
6
8
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar