Irjen Napoleon Bonaparte Nilai Muhammad Kece Bahayakan Persatuan, Kesatuan, dan Kerukunan Umat Beragama

Minggu, 19 September 2021 22:44

Irjen Napoleon Bonaparte diduga menganiaya Muhammad Kece di Rutan Bareskrim. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Irjen Napoleon Bonaparte angkat suara terkait dugaan penganiaayan terhadap tersangka dugaan penistaan agama Muhammad Kece. Tersirat kabar, Napoleon melakukan penganiayaan terhadap Muhammad Kece di dalam Rutan Bareskrim Polri.

Menanggapi ini, Irjen Napoleon Bonaparte menyampaikan surat terbuka yang disampaikan melalui kuasa hukumnya, Haposan Batubara. Dalam surat tersebut, Napoleon mengaku dilahirkan dalam keadaan agama Islam

“Alhamdulillah YRA, bahwa saya dilahirkan sebagai seorang muslim dan dibesarkan dalam ketaatan agama Islam yang rahmatan lil alamin,” kata Napoleon dalam surat terbuka tersebut, Minggu (19/9).

Dia menegaskan, siapapun bisa menghina dirinya. Menurutnya, tidak seharusnya Muhammad Kece menghina Al Quran dan Islam.

“Siapapun bisa menghina saya, tapi tidak terhadap Allahku, Al quran, Rasulullah SAW dan akidah Islamku, karenanya saya bersumpah akan melakukan tindakan terukur apapun kepada siapa saja yang berani melakukannya,” tegas Napoleon.

Dia menyebut, perbuatan Muhammad Kece telah sangat membahayakan persatuan, kesatuan, dan kerukunan umat beragama di Indonesia. Dia pun menyayangkan, seharusnya konten-konten Muhammad Kece dihapus dari sosial media.

Bagikan berita ini:
8
1
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar