Pimpinan Teroris MIT Ali Kalora Bersama Anak Buahnya Tewas Ditembak Satgas Madoga Raya

Minggu, 19 September 2021 17:39
Pimpinan Teroris MIT Ali Kalora Bersama Anak Buahnya Tewas Ditembak Satgas Madoga Raya

Batas akhir bagi kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora akhirnya tewas dalam baku tembak dengan aparat gabungan TNI dan Polri. (istimewa)

FAJAR.CO.ID, POSO — Pimpinan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora bersama salah satu anggotanya Jaka Ramadhan berhasil dikepung aparat. Keduanya tewas setelah terjadu baku tembak oleh TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Madago Raya di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Mersespons kabar yang disampaikan langsung oleh Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Rudy Sufahriadi itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI asal Fraksi Partai NasDem Ahmad Sahroni mengatakan, pihaknya memberi apresiasi atas kinerja Polda Sulteng.

Menurutnya, memburu dan berhasil menembak tewas pimpinan teroris bukanlah langkah yang mudah, sehingga aparat yang tergabung dalam operasi baku tembak tersebut layakn mendapat penghargaan karena sudah menjalankan aksinya dengan sangat baik.

“Akhirnya salah satu pentolan atau pimpinan kelompok teroris MIT Ali Kalora yang dikenal kejam dan sadis berhasil dilumpuhkan serta ditembak mati setelah beberapa tahun lamanya menjadi daftar teroris yang paling dicari pihak kepolisian,” ujar Sahroni dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com, Minggu (20/9).

Sahroni juga menuturkan, lumpuhnya pimpinan MIT juga diharapkan akan berdampak pada melemahnya organisasi tersebut untuk kembali menjalankan aksi terornya

“Tentu hal ini akan berdampak langsung pada melemahnya kelompok itu untuk menjalankan aksi-aksi kejamnya, karena mereka sudah kehilangan pimpinan besarnya,” sambung Sahroni lagi.

Namun, hal itu juga seharusny tidak membuat polisi lupa untuk segera menangkap 4 DPO lainnya. Karena jangan sampai MIT diberikan waktu membangun kembali organisasinya dan mempunyai pimpinan baru.

“Saat ini Satgas Madago masih mengejar 4 DPO lainnya yang sempat kabur. Harus segera ditangkap. Jangan berikan celah atau waktu kepada organisasi teroris ini untuk membangun kembali organisasinya dan menghadirkan pemimpin baru. Harus kita basmi hingga ke akar-akarnya.” pungkasnya. (jpg/fajar)

Bagikan berita ini:
3
1
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar