36 Ribu ASN Masuk Daftar Penerima BPUM, Kementerian Koperasi dan UKM Bilang Ini

Senin, 20 September 2021 18:08

USAHA MIKRO DAPAT BPUM. Pekerja saat merapikan baju yang hendek dipacking untuk di kirim sentra tekstil baju di kawasan Ciputat, Jumat (3/9). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Koperasi dan UKM telah menyalurkan program Banpres Produktif Pelaku Usaha Mikro (BPUM) kepada 12,7 juta penerima per Agustus 2021.

Namun, Deputi Usaha Mikro Kemenkop UKM Eddy Satriya menyebut, masih ada kendala dalam proses penyaluran bantuan tersebut.

Eddy mengungkapkan, bahkan pihaknya menemukan ada Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri masuk dalam daftar penerima. Namun, data tersebut langsung dikakukan pemblokiran dengan berkoordinasi dengan BKN.

“Kami sudah lakukan klarifikasi ke BKN untuk data yang terindikasi ASN, TNI, Polri pegawai BUMN dan BUMD,” ujarnya dalam konferensi pers, Senin (20/9).

Eddy memaparkan, setidaknya ditemukan sekitar 36 ribuan data ASN termasuk anggota TNI, Polri, sertalegawai BUMN dan BUMD yang masuk dalam daftar penerima Banpres tersebut. “Kami harapkan ke depan tidak ada lagi penyaluran seperti ini,” ucapnya.

Sebagai informasi, program Banpres Produktif Pelaku Usaha Mikro (BPUM) Kementerian Koperasi dan UKM pada tahun anggaran 2020 telah tersalur kepada 12 juta pelaku usaha mikro, dengan alokasi anggaran sebesar Rp 28,8 triliun dan penerima Banpres Produktif Pelaku Usaha Mikro (BPUM) mendapatkan bantuan langsung melalui rekening masing-masing sebesar Rp 2,4 juta.

Bagikan berita ini:
5
6
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar