Anak Jadi Korban Pesugihan, Psikolog: Otak Pelaku Telah Didoktrin

Senin, 20 September 2021 15:55

Psikolog Universitas Hasanuddin (Unhas), Eva Meizara

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–Penganiayaan yang dilatari ilmu hitam di Lembang Panai, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa membuat heboh. Empat orang yang merupakan pelaku dalam aksi keji ini telah ditetapkan tersangka oleh polisi.

Dua di antaranya telah ditahan di Mapolres Gowa. Sementara dua lainnya yang merupakan orang tua korban AP (6) dan DN yang telah meninggal, masih dirawat di RSKD Dadi Makassar.

Empat orang itu diduga dalam keadaan tak sadarkan diri saat menganiaya anak kandunghya sendiri berinisial AP (6) dengan cara mencongkel matanya dan DN diduga dicekoki dua liter air garam hingga tewas.

Psikolog Universitas Hasanuddin (Unhas), Eva Meizara, mengatakan, empat orang itu telah didoktrin oleh seseorang hingga nekat melakukan hal demikian.

“Itu karena ada doktrin yang dia dapatkan sehingga dalam kondisi pemikiran yang dikendalikan orang lain. Pikiran negatif. Sehingga jika tidak dilakukan, ada ancaman-ancaman itu, maka dia lakukan. Terjadilah kasus yg kemarin itu,” katanya, Senin (20/9/2021).

Jika dilihat dari video kekerasan yang mereka lakukan terhadap bocah AP (6) dengan mencongkel mata kanannya, lanjut Eva, empat orang itu memiliki pikiran yang sama demi mendapatkan sesuatu yang bisa menguntungkan mereka.

Bagikan berita ini:
3
9
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar