ICW Nilai Dewas KPK Tidak Lagi Berani Menindak Pimpinan KPK yang Melanggar Etik

Senin, 20 September 2021 22:43
ICW Nilai Dewas KPK Tidak Lagi Berani Menindak Pimpinan KPK yang Melanggar Etik

Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana mengatakan sebaiknya jangan ada pihak-pihak yang berupaya menutupi kebobrokan Pimpinan KPK yang sedang berusaha menyingkirkan penyidik Rossa (Miftahulhayat/Jawa Pos)

“Bayangkan, pegawai bisa diberhentikan karena melanggar kode etik, akan tetapi bagi Pimpinan hanya bersifat rekomendasi untuk mengundurkan diri. Pertanyaan sederhananya, jika Pimpinan KPK menolak rekomendasi itu, apa yang bisa dilakukan oleh Dewas?,” cetus Kurnia.

Maka dari itu, ICW merekomendasikan agar Dewas KPK segera merevisi jenis hukuman sanksi berat kepada Pimpinan KPK. Tidak lagi merekomendasikan kepada pimpinan, namun ditujukan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar mengeluarkan Keputusan Presiden terkait pemberhentian, karena alasan melanggar kode etik.

Kurnia pun mempertanyakan sikap Dewas yang enggan melaporkan tindak pidana Lili. Selain itu juga, semakin memperlihatkan adanya perlindungan dari Dewas terhadap Lili.

“Mestinya, Dewas selaku pihak yang mengetahui seluk beluk tindakan Lili mempunyai tanggungjawab moral untuk melaporkan ke kepolisian. Jadi, bagi ICW, Dewas tidak lagi bertindak sebagai lembaga pengawas, akan tetapi lebih cocok disebut pembela Pimpinan KPK,” sesal Kurnia.

Sebelumnya, Dewas KPK menolak untuk melaporkan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar secara pidana. Hal ini diungkap dalam surat balasan Dewas KPK kepada mantan Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar Komisi dan Instansi (PJKAKI) KPK Sujanarko, serta dua penyidik nonaktif Novel Baswedan dan Rizka Anungnata.

Bagikan berita ini:
9
10
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar