Irjen Napoleon Bilang Tindakan Terukur Bagi Penista Agama, Eko Kuntadhi: Gak Usah Cari Pembenaran

Senin, 20 September 2021 12:09
Irjen Napoleon Bilang Tindakan Terukur Bagi Penista Agama, Eko Kuntadhi: Gak Usah Cari Pembenaran

Eko Kuntadhi (by Twitter)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pegiat media sosial Eko Kuntadhi angkat suara terkait pemukulan tersangka kasus penistaan agama Muhammad Kosman alias Muhammad Kece.

Diketahui pelaku penganiaya M Kece adalah Irjen Napoleon Bonaparte. Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri itu merupakan narapidana perkara kasus suap Djoko Tjandra.

Eko menyebut alasan membela agama yang disebutkan Irjen Napoleon hanya mengada-ada.

“Memukuli tarsangka ditahanan itu ngaco. Apalagi yang mukuli tahanan juga yang terima duit suap. Gak usah cari pembenaran dengan sok bela agama,” tulis Eko di akun Twitternya dikutip Fajar.co.id, Senin (20/9/2021).

Eko pun menduga aksi pemukulan yang dilakukan jenderal bintang dua itu hanya untuk mencari simpati publik.

“Jangan berlindung di balik jubah agama untuk mencari simpati ulahmu yg menjual jabatan demi duit. Norak, pak!,” ungkapnya.

Sebelumnya, Irjen Napoleon Bonaparte menjelaskan kasus pemukulan dan penganiayaan terhadap tersangka kasus penistaan agama Muhammad Kosman alias Muhammad Kece.

“Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air sebenarnya saya ingin berbicara langsung dengan saudara-saudara semua, namun saat ini saya tidak dapat melakukannya,” tulis Napoleon dalam surat terbukanya, Minggu (19/9/2021) yang disampaikan oleh kuasa hukumnya, Haposan Batubara.

Irjen Napoleon Bonaparte menegaskan bahwa dirinya lahir dan besar sebagai seorang muslim.

“Alhamdulillah YRA, bahwa saya dilahirkan sebagai seorang muslim dan dibesarkan dalam ketaatan agama Islam yang rahmatan lil alamin,” tulis Napoleon.

Dia bilang, apa yang dia lakukan kepada M Kece merupakan tindakan terukur karena tidak rela agamanya dihina.

“Siapa pun bisa menghina saya, tapi tidak terhadap Allahku, AlQuran, Rasulullah SAW dan akidah Islamku, karenanya saya bersumpah akan melakukan tindakan terukur apapun kepada siapa saja yang berani melakukannya,” ujarnya.(msn/fajar)

Bagikan berita ini:
10
1
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar