Irwan Fecho Bongkar Beda Nasib Guru Honorer di Era SBY dan Jokowi

Senin, 20 September 2021 08:25

Anggota Komisi V DPR RI, Irwan Fecho

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Wakil Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat Irwan Fecho angkat bicara soal kebijakan pemerintah mengangkat guru honorer menjadi aparatur sipil negara (ASN) melalui seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Irwan megatakan, pengangkatan guru honorer menjadi ASN PPPK seharusnya dilakukan berdasarkan masa pengabdian mereka selama ini.

Dengan begitu, para guru honorer yang masa pengabdiannya sudah cukup lama, seharusnya tidak mengikuti proses seleksi lagi untuk diangkat sebagai PPPK.

Karena, nilai Irwan, guru honorer yang telah “berumur” bakal kesulitan bersaing dengan guru yang masih muda dan lebih singkat masa pengabdiannya.

“Seharusnya dilakukan pengangkatan secara langsung bukan melalui seleksi, tetapi dilihat masa pengabdian para guru itu,” ujar Irwan di Jakarta, Minggu (19/9/2021), dikutip JPNN.

Namun, pemerintah menetapkan para guru honorer seluruhnya tes PPPK, termasuk yang telah lama mengabdi belasan tahun.

Irwan menyayangkan cara pemerintah memperlakukan guru honorer yang berharap memperoleh peningkatan kesejahteraan dengan perubahan status menjadi ASN.

Bagikan berita ini:
8
8
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar