Isolasi Apung Resmi Dihentikan, Pemkot Makassar Habis Rp1,5 Miliar untuk Sewa Kapal

Senin, 20 September 2021 20:06
Isolasi Apung Resmi Dihentikan, Pemkot Makassar Habis Rp1,5 Miliar untuk Sewa Kapal

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Isolasi Apung di Kapal Motor (KM) Umsini bagi pasien Covid-19 yang menjadi program pemerintah kota Makassar kini resmi diberhentikan hari ini, Senin, (20/9/2021).

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, pihaknya telah menggelontorkan dana sebesar Rp1,5 miliar khusus untuk penyewaan kapal di bulan pertama di luar logistik dan lainnya.

“Kalau anggaran kontrak Rp1,5 miliar untuk kapal. Kemudian anggaran makan minum. Bulan kedua tidak ada lagi karena ditanggung pemerintah pusat. Tinggal makan minum dan operasi, bensin dan seluruh petugas yang mengoperasikan program ini,” katanya.

Ia menerangkan, untuk jumlah pasien Covid-19 isolasi terpadu sendiri selama dua bulan beroperasi sebanyak 275 orang .

“Alhamdulillah semua sembuh. Terakhir masih ada 8 orang pasien tapi hari ini semua sudah pulang dan sembuh,” klaim Danny.

Selanjutnya kata dia akan dikembalikan ke pemerintah provinsi. Selain itu Danny akan mengevaluasi per bulan serta akan mengantisipasi jika ada lonjakan secara tiba-tiba.

Salah satunya dengan menggencarkan vaksinasi di Kota Makassar di setiap kelurahan yang termasuk dalam program sistem sapu jagad 100 vaksin 1 RT/hari 100 persen.

Ia mengaku bersyukur atas program tersebut. Dan menyebutkan program isolasi terpadu telah berhasil menekan penyebaran Covid-19 di Makassar.

“Jadi alhamdulillah kita akhiri karena BOR-nya sudah sangat rendah satu kota itu cuma 8 persen. Di kapal ini bornya 2,5 persen. Sehingga sudah selayaknya itu berarti program isolasi terpadu itu berhasil. Kenapa berhasil? karena berhasil menekan bor. Itu menjadi rujukan,” ucapnya.

“Ini bukan sekadar program tapi ini sebuh sejarah yang membuat dunia melirik semua ke kota Makassar dan menjadikan contoh. Tapi jangan lengah, tetap protokol kesehatan,” imbuh Danny.

Sementara itu, salah satu warga yang telah menjalani isolasi di Umsini, Putri mengucapkan terima kasih dihadapan Wali Kota Makassar atas fasilitas luar biasa selama ia menjalani isolasi.

“Terima kasih banyak pak wali. Saya dan teman-teman saya yang pernah isolasi di kapal ini sangat senang. Fasilitasnya luar biasa. Vitaminnya, makanannya sehingga saya cuman 6 hari sudah sembuh,” ungkap Putri.

Sekadar diketahui, pemberhentian pengoperasian ini ditandai dengan penurunan bendera kuning dan pemberian penghargaan berupa plakat kepada pihak terkait seperti Kapolrestabes Makassar, Dandim XIV/Hasanuddin, pihak Pelni, Pelindo IV Makassar, Kajari, Polres Pelabuhan, Nahkoda Pelni, Kementerian Perhubungan para nakes dan dokter yang berdedikasi selama dua bulan penuh. (selfi/fajar)

Bagikan berita ini:
1
9
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar