Nista Agama, Abdul Rachman Thaha Bandingkan Nasib Muhammad Kece dengan Ahok

Senin, 20 September 2021 21:01
Nista Agama, Abdul Rachman Thaha Bandingkan Nasib Muhammad Kece dengan Ahok

Muhammad Kece

Dengan begitu, lanjut Rachman, tahanan lain ikut merasa terluka sehingga memilih untuk memberikan hukuman mereka sendiri.

Rachman membeberkan semacam kasta yang diterapkan di lingkungan narapidana. Menurutnya, penjahat seksual berada di posisi terbawah sehingga kerap mengalami penganiayaan saat berada di penjara.

“Narapidana berkasta tertinggi adalah napi politik. Mereka menjadi guru besar yang dihormati para napi lainnya,” ungkap Rachman.

Dia menduga aksi Napoleon Bonaparte yang dikabarkan menganiaya M Kece sebagai gambaran adanya kasta yang lebih rendah lagi yaitu narapidana dalam kasus penistaan agama.

“Dengan dugaan seperti itu, saya mewanti-wanti siapa pun yang nekat menghina agama, bersiaplah di-azab di penjara,” tutur alumnus Universitas Muslim Indonesia Makassar itu.

Rachman menegaskan menolak segala bentuk penganiayaan tetapi dia menilai kekerasan di lingkungan penjara sudah menjadi sub budaya. “Dalam revisi KUHP, sanksi pidana bagi pelaku penistaan agama patut dihukum lebih berat lagi,” pungkasnya.

Diketahui, peristiwa penganiayaan terhadap tersangka kasus ujaran kebencian dan penistaan agama Muhammad Kece melibatkan Irjen Napoleon Bonaparte di rutan Bareskrim Polri. (jpnn/fajar)

Bagikan berita ini:
2
9
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar