Pengacara HRS Mengaku Salut dan Iri dengan Irjen Napoleon Boneparte

Senin, 20 September 2021 10:16

Irjen Napoleon Bonaparte diduga menganiaya Muhammad Kece di Rutan Bareskrim. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Aziz Yanuar menilai penganiayaan yang dilakukan Irjen Pol Napoleon Bonaparte kepada Muhammad Kece merupakan tindakan yang memang harusnya dilakukan seorang muslim.

Karena itu, pengacara Habib Rizieq Shihab (HRS) ini mengaku salut sekaligus iri dengan Napoleon.

“Saya iri dan salut sama beliau (Napoleon) dalam hal ini,” ujar Aziz Yanuar kepada JPNN, Senin (20/9/2021).

Menurutnya, apa yang dilakukan Napoleon mencerminkan perilaku seorang muslim yang baik karena membela agamanya yang dihina.

“Memang harusnya muslim seperti itu, khususnya muslim yang waras,” kata dia.

Dalam surat terbukanya, Napoleon mengaku tak terima agamanya dihina.

Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri itu juga mengaku sengaja melakukan penganiayaan kepada Muhammad Kece.

“Siapapun boleh menghina saya, tapi tidak terhadap Allahku,” tulis Napoleon dalam surat terbukanya.

“Karenanya saya bersumpah akan melakukan tindakan terukur apapun kepada siapa saja yang berani melakukannya,” sambung Napoleon.

Napoleon menilai, perbuatan Muhammad Kece dan beberapa ornag tertentu sangat membahayakan persatuan, kesatuan dan kerukunan umat beragama di Indonesia.

Bagikan berita ini:
6
1
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar