5 Jam Diperiksa KPK, Anies Baswedan: Harapannya, Penjelasan Tadi Bisa Mebantu KPK Menjalankan Tugas

Selasa, 21 September 2021 17:37

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Selasa, (21/9/2021). Anies diperiksa terkait kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur pada tahun 2019. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Orang nomor satu di ibu kota itu mengaku diberikan delapan pertanyaan oleh penyidik KPK, khususnya terkait program pengadaan rumah di Jakarta.

Anies terlihat keluar dari ruang penyidik sekitar pukul 15.15 WIB. Selama kurang lebih lima jam diperiksa sejak pukul 10.15 WIB. “Jadi tadi alhamdulillah sudah selesai memenuhi panggilan untuk memberikan keterangan, ada delapan pertanyaan yang terkait dengan program pengadaan rumah di Jakarta,” kata Anies kepada awak media di pelataran Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (21/9).

Anies menjelaskan pertanyaan yang diajukan penyidik KPK menyangkut, landasan program dan seputar peraturan-peraturan yang ada di Jakarta. “Lalu ada sembilan pertanyaan yang sifatnya biografi formil, tanggal lahir dan lain-lain. Tapi yang menyangkut program perumahan ada 8,” imbuhnya.

Anies tak merinci terkait program pengadaan rumah tersebut. Menurutnya, itu merupakan kewenangan penyidik KPK. Dia mengharapkan, penjelasannya kepada penyidik bisa membantu untuk mengusut perkara dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Pondok Ranggon, Jakarta Timur yang saat ini sedang diusut KPK.

Bagikan berita ini:
10
3
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar