Anjal dan Gepeng Kian Menjamur di Makassar, Sosiolog: Pemerintah Tidak Konsisten

Selasa, 21 September 2021 16:04

Ilustrasi pengemis

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Fenomena anak jalanan (anjal) serta gelandangan dan pengemis (gepeng) kian menjamur di Kota Makassar.

Sebanyak 96 anak jalanan (anjal) dan gelandangan pengemis (gepeng) ditemukan di Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, per hari ini, Selasa, (21/9/2021).

“Hasil pendataan Satpol PP Makassar dalam wilayah Kecamatan Ujung Pandang,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kasatpol PP Kota Makassar, Muh Iqbal Asnan.

Dari data yang disajikan Satpol PP Kota Makassar, 96 anjal dan gepeng tersebut mulai beraksi dari pagi sampai malam.

Sementara itu, Sosiolog Perkotaan Universitas Hasanuddin, M. Ramli AT mengatakan, fenomena sosial tersebut hingga saat ini masih terus menjamur karena pemerintah tidak secara konsisten menjalankan kebijakannya.

“Sebenarnya itu sudah cukup lama ada kebijakan atau program untuk mengupayakan bagaimana gelandangan dan pengemis itu berkurang di jalanan,” katanya.

Ia menyebutkan, selain tidak etis, juga tidak aman bagi mereka menggunakan jalanan untuk meraup rezeki.

Selain itu kata dia, fenomena ini sebenarnya tidak terlepas dari masalah sosial dan ekonomi, termasuk soal kesempatan bekerja.

Bagikan berita ini:
2
3
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar