Anjal dan Gepeng Kian Menjamur di Makassar, Sosiolog: Pemerintah Tidak Konsisten

Selasa, 21 September 2021 16:04
Anjal dan Gepeng Kian Menjamur di Makassar, Sosiolog: Pemerintah Tidak Konsisten

Ilustrasi pengemis

“Kalau dilihat usianya sebagian dari mereka kelompok usia muda. Jadi bisa dikatakan bahwa ada persoalannya juga kemungkinannya yang terjadi pada kelompok-kelompok usia yang mulai produktif atau yang biasa disebut kelompok angkatan kerja baru. Sehingga itu menjadi pilihan,” jelasnya.

Lanjut kata dia, hal ini tidak terlepas dari adanya kesenjangan antara pertumbuhan angkatan kerja dengan ketersediaan lapangan kerja dan juga jumlah usia angkatan kerja dengan mereka yang bekerja. Menurutnya selisih dari itu merupakan pengangguran terbuka.

Ia juga menjelaskan, yang menjadi perhatian di Indonesia adalah besarnya angka penduduk setengah pengangguran.

Setengah pengangguran kata dia bisa dilihat misalnya yang paling umum dari sisi jam kerjanya. Apakah mereka yang bekerja itu kurang dari 35 jam per Minggu, itu artinya setengah pengangguran. Tapi ada juga pekerjaannya banyak waktu tapi tidak produktif, sehingga masuk kategori setengah pengangguran.

“Kan banyak orang sibuk. Panjang usia kerjanya tapi sedikit pendapatannya. Itukan sebenarnya bisa dikategorikan setengah pengangguran. Setengah pengangguran tidak kentara. Karena seolah-olah penduduk itu aktif secara ekonomi tapi sebenarnya ada ketidakmampuan memenuhi kebutuhannya karena produktivitas yang rendah,” jelasnya.

Bagikan berita ini:
3
7
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar