Atasi Over Kapasitas di Rutan dan Lapas

Selasa, 21 September 2021 18:32
Atasi Over Kapasitas di Rutan dan Lapas

Arman

Ruang lingkup penerapan meliputi tindak pidana ringan, perempuan berhadapan dengan hukum, anak berhadapan dengan hukum, dan Narkotika. (Pedoman Restorative Justice di Lingkungan Peradilan Umum 12/2020)

Selain itu, sudah saatnya untuk diterapkan hukuman pidana kerja sosial dalam sistem pemidanaan ke depan, tidak hanya kurungan badan yang pastinya membebani keuangan negara. Narapidana akan berkontribusi pada kepentingan masyarakat sebagai balasan atas perbuatan yang telah dilakukan. Konsep ini juga sudah dimuat di dalam RUU KUHP.

Upaya-upaya ini semua perlu dilakukan secara sinergi lintas lembaga pemerintah. Dengan begitu, masalah over kapasitas akan tertangani. Sebagai dampak, pembinaan narapidana dan tahanan akan berjalan efektif dengan jumlah hunian yang ideal.

Dengan begitu sekiranya tujuan pemasyarakatan lebih mudah dicapai, agar para narapidana kelak menjadi manusia seutuhnya, menyadari kesalahan, memperbaiki diri, dan tidak mengulangi perbuatannya. Dapat berperan aktif dalam pembangunan, hidup secara wajar sebagai warga yang baik dan bertanggung jawab.

Terakhir, tentunya kita perlu mendukung penyidikan yang dilakukan oleh Polri atas kejadian ini agar dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, mengapresiasi langkah yang diambil Dirjen Pas dan Kakanwil Banten berkantor sementara di Lapas Tangerang guna mempercepat penanganan korban dan memberikan upaya trauma healing ke penghuni lapas. (*)

Bagikan berita ini:
6
1
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar