Mendag: Kinerja Tera dan Tera Ulang Naik 124 Persen

Selasa, 21 September 2021 21:07

IST

FAJAR.CO.ID — Dalam transaksi perdagangan, tidak hanya memperhatikan harga, ketersediaan stok, dan persoalan distribusi. Namun juga ketepatan ukuran, takaran dan timbangan. Dalam hal ini pelayanan tera dan tera ulang sangat penting untuk memastikan alat ukur, alat takar, dan alat timbang yang digunakan dalam aktivitas perdagangan tidak ada penyimpangan.

“Kinerja pelayanan tera dan tera ulang yang dilakukan oleh seluruh Unit Metrologi Legal di kabupaten/kota seluruh Indonesia terus mengalami peningkatan. Bahkan di tahun 2020, jumlah alat ukur yang ditera ulang meningkat sebesar 124 persen dibandingkan tahun 2019,” ujar Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dalam webinar Melek Metrologi: Pedagang Patuh, Konsumen Terlindungi yang digelar oleh JawaPos (grup FAJAR), Selasa (21/9/2021).

Lutfi menambahkan, hingga September 2021, telah terbentuk sebanyak 421 Unit Metrologi Legal yang memiliki fungsi menyelenggarakan pelayanan tera dan tera ulang serta pembinaan dan pengawasan di bidang metrologi legal.”Khusus di Provinsi Jawa Timur, kami sangat mengapresiasi karena sudah terdapat 37 Unit Metrologi Legal, yang artinya hampir seluruh kabupaten/kota atau 97 persen di telah memiliki Unit Metrologi Legal,” ungkapnya.

Bagikan berita ini:
2
5
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar