Mengabdi Puluhan Tahun, Ahmad Muzani Minta Guru Honorer Diangkat PPPK Tanpa Harus Tes

Selasa, 21 September 2021 19:07

ILUSTRASI. Aksi guru honorer yang terus memperjuangkan hak-haknya-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani menyatakan bahwa masa depan Indonesia ditentukan oleh keberhasilan pembelajaran tatap muka (PTM) yang mulai dilangsungkan beberapa hari terakhir ini.

Muzani menyampaikan itu dalam sambutannya pada Forum Group Discussion yang diselenggarakan SMA Darul Hikam, Bandung, Jawa Barat, Selasa (21/9).

Muzani menjelaskan di awal pemerintahan kedua Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin bertekad akan meningkatkan sumber daya manusia (SDM).

Namun, persoalan Covid-19 menimpa negeri ini dalam dua tahun terakhir, hingga menyebabkan kegiatan pendidikan mengalami stagnasi.

Semua kegiatan yang menyebabkan perkumpulan banyak orang terhenti, termasuk dunia pendidikan karena dilakukan cara daring.

“Murid tidak ketemu guru, dosen tidak ketemu mahasiswa, santri tidak berjumpa dengan kiainya,” ujar Ahmad Muzani dalam siaran persnya.

Pembelajaran melalui daring sangat dipengaruhi ketersediaan gadget, jaringan, dan kuota internet. Menurutnya, hal ini yang menyebabkan pendidikan tidak bisa maksimal.

“Lama kelamaan hal ini telah menimbulkan kejenuhan bagi peserta didik, guru, termasuk penyelenggara pendidikan,” ujarnya.

Bagikan berita ini:
1
2
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar