Minta Gaji Sebulan Rp 10 Juta atau Diceraikan

Selasa, 21 September 2021 11:53

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: JUJUK SUWANDONO)

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Telanjur hidup enak, Karin emoh turun drajat. Ia memilih berpisah dari Donwori, demi tetap bisa hidup bergelimang materi.

Karin, 35, dan Donwori, 36, sudah lima tahun menikah. Pandemi yang datang Maret tahun lalu, memporak-porandakan mahligai pernikahan yang terjalin harmonis itu. Karin selingkuh. “Ia gak kuat drajat,” kata Donwori, kelu.

Sebelum negara api menyerang, Donwori adalah karyawan sukses di sebuah perusahaan distribusi makanan ringan. Di usia 30 tahun, berkat ketekunannya, ia dipercaya menjadi manager pemasaran sebuah merek snack yang sedang berkembang. “Saya menikah ketika posisi pekerjaannya sangat baik. Karin tahunya, saya punya gaji gede,” lanjutnya.

Kondisi mulai berubah, satu setengah tahun lalu. Pandemi membuat perusahaan dimana Donwori bekerja, harus melakukan perampingan. “Divisi saya dimerger dengan divisi lain. Otomatis hanya butuh satu manajer. Saya yang dikembalikan ke posisi bawah sebagai sales,” cerita Donwori mengenang masa pahit dalam hidupnya.

Kembali menjadi sales, ternyata tak membuat Karin men-support Donwori. Sebaliknya, Karin malah merongrong Donwori untuk mencari pekerjaan lain yang gajinya Rp 10 juta sebulan. “Kalau nggak segitu, dia minta cerai. Dia sudah terlanjur di zona nyaman,” sambungnya.

Bagikan berita ini:
5
6
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar