Musda Golkar Luwu Timur Ricuh, Sidang Ditunda Hingga Waktu yang Tidak Ditentukan

Selasa, 21 September 2021 18:17
Musda Golkar Luwu Timur Ricuh, Sidang Ditunda Hingga Waktu yang Tidak Ditentukan

Suasana sidang yang ricuh.

FAJAR.CO.ID, LUWU TIMUR — Sidang Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Golkar Luwu Timur berlangsung ricuh. Sejumlah kader pendukung eks Ketua DPRD Luwu timur Luwu Timur, almarhum Amran Syam memprotes gelaran Musda.

Dari pantauan Fajar.co.id di lokasi Musda, sejumlah massa memprotes pencopotan istri Amran Syam, Rahmayani Amran Syam, sebagai Ketua KPPG Luwu Timur.

Oknum kader Golkar terlihat memecahkan piring dan melempar meja pada saat sidang akan dimulai.

Oknum yang diduga adalah kerabat dekat dari almarhum Amran Syam itu meminta Gelaran Musda Luwu Timur ditunda.

Dengan ricuhnya forum Musda tersebut, Pimpinan Sidang memutuskan untuk menunda gelaran Musda hingga waktu yang tidak ditentukan.

“Setelah kita melihat situasi yang ada kita memutuskan untuk menunda gelaran musda sampai waktu yang tidak lama lagi,” ujar Arfandi Idris salah satu Pengurus DPD II Golkar Luwu Timur, Selasa (21/9/2021).

Terkait lokasi Musda lanjutan, Arfandi menyebut masih belum ada komunikasi terkait hal itu.

Kendati demikian, ia masih berharap Musda tersebut akan digelar di Luwu Timur.

“Kita masih mau komunikasikan dengan DPD I ya, kita maunya ya tetap di Luwu Timur, tapi kita lihat situasi kedepan bagaimana,” lanjutnya.

Diketahui, ada dua kandidat calon ketua DPD II Golkar Luwu Timur yang telah mengembalikan formulir pendaftaran. Keduanya adalah Mahading dan Aripin.

Namun keduanya membutuhkan surat diskresi dari DPP untuk dapat maju sebagai calon ketua. Sebab keduanya tidak memenuhi syarat pencalonan.

Sesuai dengan peraturan organisasi (PO) partai Golkar tentang masa aktif kepengurusan minimal 5 tahun bagi calon ketua. (zaki/fajar)

Bagikan berita ini:
1
7
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar