Selidiki Dugaan Kematian Korban Pesugihan, Polisi Sita Garam di TKP

Selasa, 21 September 2021 13:42

Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Boby Rachman

FAJAR.CO.ID, GOWA – Penyebab kematian korban berinisial DN yang tewas setelah dicekoki dua liter air garam demi ilmu hitam oleh keluarganya di Kabupaten Gowa, masih diselidiki penyidik Polres Gowa.

Terbaru, penyidik telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di rumah korban DN dan AP, lokasi penganiayaan yang dilatari ilmu pesugihan tersebut.

Tepatnya di Lembang Panai, Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimincong, Kabupaten Gowa.

Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Boby Rachman, mengatakan, hasil olah TKP itu, pihaknya menyita garam.

“Sempat diamankan garam dan ada di rumah itu,” singkatnya saat dikonfirmasi, Selasa (21/9/2021).

Selain mengamankan garam dan olah TKP untuk menyelidiki kematian DN, polisi juga menyelidiki proses penganiayaan terhadap bocah AP.

Bocah berusia 6 tahun itu dianiaya oleh ibu, ayah, paman, dan kakeknya dengan cara mencungkil bola matanya hingga nyaris terlepas. Semuanya dilakukan oleh empat orang itu demi ilmu hitam.

Setelah mengamankan garam dan olah TKP, rumah tersebut kini dipasangi garis polisi. Hal itu untuk menjaga rumah tersebut yang dikhawatirkan akan menggangu penyelidikan polisi.

Bagikan berita ini:
3
10
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar