Selidiki Dugaan Kematian Korban Pesugihan, Polisi Sita Garam di TKP

Selasa, 21 September 2021 13:42
Selidiki Dugaan Kematian Korban Pesugihan, Polisi Sita Garam di TKP

Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Boby Rachman

“Olah TKP pasca garis polisi. Rumah sekarang kosong. Tidak ada penghuni,” jelasnya.

Sebelumnya, kakak beradik DN (22) dan AP (6) menjadi korban pesugihan oleh empat orang tersebut. Yakni ayah kandungnya, bernama Taufiq Daeng Tepu, ibunya bernana Hasniati, pamannya bernana Udin Sauddin, dan kakeknya bernama Barrisi.

Awalnya DN yang tewas diduga dicekoki dua liter air garam oleh empat orang itu yang telah berhalusinasi akibat ilmu terlarang tersebut. Tak lama usai dicekoki, DN tewas di rumahnya, pada 1 September 2021.

Usai DN dimakamkan pada keesokan harinya, empat orang itu kembali berulah. Adik kandung dari DN, AP (6) menjadi giliran jadi korban ilmu hitam oleh keluarganya itu.

Mata kanannya dicongkel menggunakan jemari ibunya, Hasniati dengan alasan ingin mengeluarkan penyakit di dalam mata anaknya itu, hingga mengalami luka serius.

Beruntung, ada paman AP, Bayu dan dua aparat TNI yang menolong AP dan langsng membawanya ke puskesmas lalu dirujuk ke RSUD Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa.

Bagikan berita ini:
7
4
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar