Gibran Sebut AHHA PS Pati Kuasai Kungfu, Saiful Arifin Respons Begini…

Rabu, 22 September 2021 14:36
Gibran Sebut AHHA PS Pati Kuasai Kungfu, Saiful Arifin Respons Begini…

Gibran Rakabuming Raka

FAJAR.CO.ID, JATENG — Liga 2 belum kick off, tapi perang komentar sudah menghangat. Terbaru yakni komentar Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming yang menyebut AHHA PS Pati alias PSG Pati menguasai kungfu.

Ucapan putra Presiden Jokowi itu menyindir pelanggaran berat eks penggawa AHHA PS Pati Syaiful Indra Cahya beberapa waktu lalu terhadap pemain Persiraja Banda Aceh. Tendangan sang pemain yang telah dipulangkan itu layaknya tendangan kungfu dalam laga bertajuk uji coba tersebut.

Menanggapi sindiran Gibran, Manager AHHA PS Doni Setiabudi dengan enteng menyatakan itu hanya entertain. Pasalnya, kedua tim yang akan berlaga ini memiliki unsur entertain (menghibur, red) dan nilai jual yang tinggi di televisi.

”Saya pikir lumrah. Solo ini tuan rumah. Ada psywar seperti itu unsur entertain. Nilai jual televisinya tinggi. Saya pribadi bilang ke anak-anak. Cukup bungkam dengan kemenangan dan prestasi,” ujarnya.

Sementara itu, Komisaris AHHA PS Pati Saiful Arifin menegaskan tidak gentar. Sosok yang juga Wabup Pati itu tidak menganggapnya sesuatu yang menakutkan. Kata sosok yang disapa Safin itu, bola itu bundar. Yang terpenting, yaitu bagaimana nanti di lapangan.

”Seharusnya tuan rumah tidak boleh seperti itu. Melainkan, memberikan kenyamanan bagi tamunya. Ungapan seperti itu mereka takut dengan Pati. Jadi bahasanya seperti itu. Kasih keras pokoknya,” tegasnya.

AHHA PS Pati memang belakangan ini menjadi sorotan. Klub yang terdaftar atas nama PSG Pati ini jadi buah bibir. Itu menyusul salah satu pemainnya yakni Syaiful Indra Cahya melakukan tendangan layaknya kungfu, yang mengenai wajah salah satu pemain Persiraja Banda Aceh. Yakni saat kedua tim menggelar uji coba di Jakarta belum lama ini.

Mengomentari peristiwa itu, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming menyebut mewaspadai tim milik Atta Halilintar itu juga menguasai kungfu, selain sepakbola.

”Itu yang nanti kita antisipasi. Karena mereka menguasai kungfu juga,” candanya sebagaimana dikutip Jawa Pos Radar Solo.  (ks/adr/ful/JPR)

Bagikan berita ini:
7
5
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar