Irjen Napoelon Dapat Pembelaan, BMI Sulsel Minta Negara Pertimbangkan Restorasi Justice

Rabu, 22 September 2021 13:24

Muhammad Kece dan Irjen Napoleon Bonaparte.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Irjen Pol Napoleon Bonaparte jadi terlapor kasus penganiayaan terhadap Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri. Dalam surat terbukanya, dia mengaku kesal karena Kece telah menghina agamanya.

Ormas Brigade Muslim Indonesia (BMI) Sulawesi Selatan pun mendukung tindakan Napoleon itu.

Ketua BMI Sulsel, Muh Zulkifli mengatakan apa yang dilakukan jenderal polisi dua bintang itu adalah hal yang wajar dan spontanitas.

“Siapapun akan marah jika agamanya diganggu. Kece bukan saja meninstakan agama Islam, tetapi juga agama nasrani. Tindakan Kece adalah biadab yang bertujuan untuk mengadu domba umat beragama yang bisa menggiring kita dalam konflik agama,” katanya, Rabu (22/9/2021).

“Sehingga apa yang di lakukan Jenderal Napoleon adalah sikap spontan seorang yang sangat mencintai agama dan negaranya. Menurut kami, negara perlu pertimbangkan restorasi justice atas tindakan pak Jenderal kepada orang biadab seperti Kece,” sambung dia kepada jurnalis Fajar.co.id.

Sebelumnya, Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Andi Rian Djajadi mengungkapkan, hasil pemeriksaan dari tiga narapidana yang membantu Irjen Napoleon Bonaparte saat menganiaya tersangka penistaan agama Muhammad Kace. Salah satu tahanan adalah mantan anggota Front Pembela Islam (FPI).

Bagikan berita ini:
2
9
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar