Klaster Covid-19 Meluas, Pusat Perekonomian di Singapura Seperti Kota Hantu

Rabu, 22 September 2021 10:41

Suasana sepi salah satu toko di Singapura akibat penularan Covid-19 meluas (WALLACE WOON/ST)

FAJAR.CO.ID, SINGAPURA– Situasi di sejumlah pusat perekonomian rakyat dan fasilitas publik di Singapura sepi. Hal itu karena dipicu banyaknya klaster Covid-19 yang meluas.

Misalnya di kawasan Toa Payoh. Di sana ikut merasakan dampak dari beberapa klaster Covid-19 yang muncul selama beberapa minggu terakhir.

Kementerian Kesehatan Singapura telah mengidentifikasi berbagai lokasi dengan kasus Covid-19, dengan klaster terbesar di persimpangan bus di Toa Payoh Central.

Klaster lainnya adalah pasar dan pusat jajanan di Blok 210 Toa Payoh Lorong 8, pasar grosir sayur malam di Toa Payoh Lorong Timur 7, sekolah agama Madrasah Irsyad Zuhri Al-Islamiah di Toa Payoh Utara, dan Orient Goldsmiths and Jewellers di Toa Payoh Pusat. Pusat jajanan yang biasanya ramai di sepanjang Toa Payoh Lorong 8 sebagian besar kosong.

Kurang dari seperempat dari 80 toko yang beroperasi. Banyak penjual yang memilih untuk tidak membuka pada hari pertama karena tempat tersebut telah ditutup untuk dibersihkan selama tiga hari. Sebanyak 41 kasus terkait dengan pusat jajanan dan pasar telah diidentifikasi.

Bagikan berita ini:
10
7
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar