Partai Demokrat Sultra: Gubernur Jangan Biarkan Koltim Dipimpin Pj Bertahun-tahun

Rabu, 22 September 2021 19:19

Ketua DPD Partai Demokrat Sultra, Muhammad Endang SA.

FAJAR.CO.ID, KENDARI– Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi disarankan mengambil langkah cepat untuk mengisi kekosongan pucuk pimpinan di Kolaka Timur, menyusul operasi tangkap tangan oleh KPK yang ikut menjerat Bupati Kolaka Timur, Andi Merya Nur, pada Selasa (21/9/2021). Namun, Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur jangan sampai diisi Penjabat (Pj) bupati mengingat periode suksesi masih sangat lama, empat tahun lagi.

Seperti diketahui, Andi Merya Nur sebelumnya terpilih sebagai wakil bupati berpasangan dengan Bupati Koltim, almarhum Samsul Bahri. Karena Samsul wafat, Merya pun diangkat sebagai Bupati Koltim. Merya memimpin Pemkab Koltim tanpa wakil bupati hingga sekarang.

“Saya tidak ingin mendahului proses hukum (di KPK). Dan kita semua berharap Meri (sapaan akrab Andi Merya Nur) tidak bersalah. Tapi berkaca pada kinerja OTT KPK, biasanya itu 100 persen (terbukti). Maka dari itu, Gubernur Ali Mazi dan Wakil Gubernur Lukman Abunawas harus segera mengambil langkah antisipati untuk mengisi kekosongan jabatan di Koltim. Harus segera ada wakil bupati,” kata Ketua DPD Partai Demokrat Sultra, Muhammad Endang SA dalam rilisnya yang diterima Redaksi Fajar.co.id, Rabu (22/9/2021).

Bagikan berita ini:
1
6
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar