Ruang IGD dan ICU RS Tertekan dengan Lonjakan Pasien Covid-19, Pemerintah Singapura Berlakukan Skema Isolasi Mandiri

Rabu, 22 September 2021 21:49

Petugas medis memindahkan pasien dari ambulans di luar Rumah Sakit Coral Gables, Miami, tempat pasien Covid-19 dirawat. AS dilanda penularan gelombang keempat. (Chandan Khanna/AFP)

FAJAR.CO.ID, SINGAPURA — Ruang IGD dan ICU rumah sakit di Singapura tertekan dengan jumlah pasien yang terus melonjak. Alhasil pemerintah Singapura memberlakukan skema isolasi mandiri di rumah bagi pasien Covid-19 kondisi ringan.

Menanggapi skema ini, warga Polandia yang tinggal di Singapura mengapresiasi kebijakan pemerintah. Bagi Jacob (bukan nama sebenarnya), saat ini sedang memulihkan dari Covid-19 di kamar tidur di rumahnya. Ia melakukan isoman. Ia telah tinggal bersama istrinya di Singapura selama empat tahun.

“Anda mungkin merasa lucu bahwa kami saling menelepon di aplikasi, lalu pisah kamar dan minta tolong membuatkan saya secangkir kopi. Jadi dia melakukannya, dan dia meletakkannya di depan pintu yang tertutup, berjalan pergi dan berteriak, lagi. Lucu juga,” katanya kepada CNA melalui telepon pada Selasa (21/9).

Jacob dites positif pada Jumat pekan lalu dengan tes antigen cepat (ART), dan dites positif lagi pada tes reaksi berantai polimerase (PCR) di sebuah klinik sehari setelahnya. “Saya positif, tetapi istri saya negatif setelah beberapa hari ini,” katanya.

Bagikan berita ini:
5
3
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar