Temui Koruptor, Tiga Pejabat Lapas KPK Terbukti Langgar Etik

Rabu, 22 September 2021 14:45

Ilustrasi Rutan KPK (Rian Alfianto/JawaPos.Com)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Dewan Pengawas (Dewas) menjatuhkan hukuman etik kepada pelaksana tugas (Plt) Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ristanta.

Dia terbukti melanggar kode etik karena menemui warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau tetpidana korupsi saat pandemi Covid-19. Ristanta dibantu dengan dua staf rutan KPK yakni, Eri Angga Permana dan Hengky. Ketiga orang itu memanfaatkan jabatan untuk melanggar aturan.

“Para terperiksa menyalahgunakan pengaruh dan kapasitasnya sebagai pegawai KPK untuk memperoleh fasilitas kunjungan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang tanggal 4 Mei 2021,” kata Ketua Majelis Etik Harjono membacakan putusan etik di Gedung ACLC KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (22/9).

Ketiga orang itu bertemu dengan mantan Direktur Utama PT Minarta Dutahutama, Leonardo Jusminarta. Harjono menyebut ketiganya menemui Leonardo untuk mengembalikan barang sitaan KPK.

Seharusnya saat itu hanya aparat penegak hukum yang boleh masuk ke lapas. Itu pun, harus dengan surat tugas resmi.

Bagikan berita ini:
8
1
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar