Tiga Kontraktor Sebut Nurdin Abdullah Tak Pernah Minta Fee Proyek

Rabu, 22 September 2021 21:14

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Sidang lanjutan Gubernur Sulsel non aktif, Prof HM Nurdin Abdullah memasuki persidangan ke-10. JPU KPK menghadirkan sejumlah kontraktor sebagai saksi di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Rabu (22/9/2021).

Ada tiga kontraktor yakni AM Parakkassi Abidin, John Theodore, dan Andi Kemal mengaku tak pernah berinteraksi dengan NA dalam proses transaksi suap proyek, baik secara langsung maupun tak langsung. Justru, mereka hanya berinteraksi Sari Pudjiastuti (SP), Syamsul Bahri (SB) dan Edy Rahmat (ER).

SP merupakan mantan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov Sulsel, ER adalah mantan Sekretaris Dinas PUTR Sulsel, sementara SB adalah Ajudan Gubernur Sulsel Non Aktif, Nurdin Abdullah.

Penasihat Hukum (PH) Nurdin Abdullah, Arman Hanis bertanya ke para saksi. Apakah Nurdin Abdullah pernah meminta dan menerima fee proyek?  “Tidak pernah,” kata John Theodore. 

Jawaban serupa juga dilontarkan oleh Andi Kemal dan AM Parakkassi Abidin.

Berdasarkan keterangan AM Parakkasi Abidin (PA) kepada Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK), bahwa selaku kontraktor, pernah menyerahkan uang sebesar Rp 1 miliar kepada Sari Pudjiastuti, yang saat itu masih menjabat Kepala Biro Pengadaan dan Jasa Pemprov Sulsel.

Bagikan berita ini:
1
3
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar