Ada Positif Covid-19 saat PTM, Satgas Minta agar Segera Dilakukan Penutupan Sekolah

Kamis, 23 September 2021 22:28

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) per 23 September 2021, dari 47.033 sekolah yang disurvei, hanya 2,77 persen sekolah yang menimbulkan kluster kasus selama pembelajaran tatap muka dilakukan.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito meminta kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah ditutup jika ditemukan kasus positif baru.

“Jika ada kasus positif, segera lakukan penutupan sekolah untuk dilakukan desinfeksi, pelacakan, dan pemeriksaan kontak erat. Saya meminta kepada satuan pendidikan agar dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka secara hati-hati. Selalu mengutamakan kesehatan dan peserta didik dari penularan COVID-19,” ujar Wiku di Jakarta, Kamis (23/9).

Menurutnya, berbagai kasus positif COVID-19 yang terjadi pada peserta didik di berbagai daerah harus dijadikan pelajaran penting bagi daerah lainnya. Sehingga kasus serupa tidak terulang dan PTM dapat dijalankan dengan aman.

Selain itu, perhatikan juga peluang penularan di luar rumah, perjalanan dan saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. “Pastikan siswa dan tenaga pengajar secara disiplin mematuhi protokol kesehatan,” imbuh Wiku.

Bagikan berita ini:
4
9
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar