Empat Eks Kader Gugat AD/ART Partai Demokrat, Gandeng Yusril Ihza Mahendra

Kamis, 23 September 2021 21:21

yusril ihza mahendra

JAKARTA – Persoalan di internal Partai Demokrat kian seru. Terbaru, empat orang eks kader Partai Demokrat mengajukan gugatan ke Mahkamah Agung (MA). Gugatan ini terkait uji formil dan materiil Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat era kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Tak tanggung-tanggung, mereka menggandeng Yusril Ihza Mahendra sebagai kuasa hukumnya.

Dalam keterangan resminya, Kamis (23/9), Yusril membenarkan kantor hukumnya dan Yuri Kemal Fadlullah, IHZA&IHZA LAW FIRM SCBD-BALI OFFICE menangani gugatan tersebut.

Yusril dan Yuri mengatakan langkah menguji formil dan materiil AD/ART Parpol adalah hal baru dalam hukum Indonesia. Keduanya mendalilkan MA berwenang menguji AD/ART parpol. Sebab, AD/ART dibuat oleh parpol atas perintah undang-undang dan delegasi yang diberikan Undang-Undang Partai Politik.

“Kalau AD/ART parpol itu prosedur pembentukannya dan materi pengaturannya ternyata bertentangan dengan undang-undang, bahkan bertentangan dengan UUD 1945, maka lembaga apa yang berwenang menguji dan membatalkannya?” tanya Yusril.

Dia menyebut ada kevakuman hukum untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Mahkamah Partai yang merupakan quasi peradilan internal partai, disebut tidak berwenang menguji AD/ART. Begitu juga Pengadilan Negeri yang berwenang mengadili perselisihan internal parpol yang tidak dapat diselesaikan oleh Mahkamah Partai juga tidak berwenang.

Bagikan berita ini:
2
2
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar