Kompolnas Dukung Langkah Bareskrim Polri Tempatkan Irjen Napoleon Bonaparte ke Sel Isolasi

Kamis, 23 September 2021 19:16

Irjen Napoleon Bonaparte diduga menganiaya Muhammad Kece di Rutan Bareskrim. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti sepakat dengan langkah Bareskrim Polri menempatkan Irjen Napoleon Bonaparte ke sel isolasi.

Hal itu dilakukan setelah eks Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri itu diperiksa sebagai terlapor dalam kasus penganiayaan terhadap YouTuber kontroversial Muhammad Kece, kemarin.

Menurutnya, langkah yang ditempuh Bareskrim Polri itu sudah tetap guna mencegah kekerasan lebih lanjut.

“(Napoleon diisolasi) memang ini biasa digunakan sebagai upaya untuk meredam adanya kekerasan yang lebih lanjut,” kata Poengky dalam keterangan video yang dikirimkannya kepada JPNN.com, Kamis (23/9).

Pada sisi lain, Poengky melihat itu sebuah hukuman kepada Irjen Napoleon Bonaparte. “Ini sebagai punishment dan bisa dan upaya untuk tidak menghambat penyidikan, supaya mempermudah penyidikan,” tutur Poengky Indarti.

Dia juga meminta penjaga tahanan agar tidak meragu dalam menjalankan tugas. “Saya berharap kepada penjaga tahanan agar tidak ragu dalam melaksanakan tugas,” ujar Poengky.

Poengky lantas mencontohkan Napoleon yang berpangkat Irjen jauh lebih tinggi dari penjaga tahanan bintara.

Bagikan berita ini:
1
7
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar