Muktamar ke-34 NU, Begini Respons Serikat Nelayan NU

Kamis, 23 September 2021 21:31

Ketua Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) Witjaksono, turut menanggapi isu terkait waktu pelaksanaan Muktamar NU ke-34. (istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) Witjaksono, turut menanggapi isu terkait waktu pelaksanaan Muktamar NU ke-34. Agenda penting itu digelar menjelang Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 25-26 September 2021.

“Kita ketahui bersama bahwa Muktamar ke-34 ini seharusnya diselenggarakan tahun 2020 lalu dan diputuskan untuk ditunda hingga Oktober 2021 karena situasi pandemi Covid-19 yang mewabah sejak tahun lalu hingga sekarang. Artinya kita dapat bersepakat karena memiliki kesadaran bersama bahwa kesehatan perlu menjadi prioritas utama,” ujar Witjaksono dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com, Kamis (23/9).

Diketahui, menjelang Munas Alim Ulama dan Konbes NU, terdapat dua pendapat utama yang mencuat. Pada satu pihak menginginkan Muktamar tetap diselenggarakan tahun 2021 dan pihak lain berharap pada tahun berikutnya. Karena itu, Witjaksono justru mengajak semua pihak untuk berpikir kembali ke belakang.

“Selain jangka waktu yang singkat untuk persiapan Muktamar dan banyaknya Konfercab yang tertunda akibat pembatasan kegiatan (PPKM), persoalan utama kita hari ini adalah bagaimana agar seluruh masyarakat Indonesia, termasuk Para Kyai agar terhindar dari penularan Covid-19,” jelasnya.

Bagikan berita ini:
4
9
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar