Viral! 2 Remaja Perempuan Bully dan Tampar Rekannya, Kini Ditangani Polisi

Kamis, 23 September 2021 20:55
Viral! 2 Remaja Perempuan Bully dan Tampar Rekannya, Kini Ditangani Polisi

Peristiwa yang kini viral di media sosial.

FAJAR.CO.ID, BANTAENG — Perilaku tak terpuji diperlihatkan dua wanita berinisial AU dan JS. Mereka tega merundung atau mem-bully rekan sebayanya berinisial AD.

Perundungan itu dilakukan hingga terjadi tindak pidana penganiayaan. Itu terekam dalam sebuah video dan tersebar luas di sejumlah akun WhatsApp.

Dalam video yang diterima, awalnya AU dan JA melihat AD dengan tatapan sinis. Sementara AD terlihat tetap tenang melihat dua orang itu di depannya.

Tak lama, penganiayaan itu pun terjadi. AU dan JA tega menampar AD tanpa rasa kasihan. Dua orang itu juga membuang barang bawaan AD ke tanah.

Namun, saat salah satu barang bawaannya yang terakhir ingin diambil salah satu pelaku, AD menolak. Berselang beberapa detik, Lagi-lagi AD ditampar.

Hingga akhirnya, emosi AU dan JA melonjak. Keduanya secara bersamaan menganiaya AD dengan cara ditampar, ditarik, dan ditendang.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Bangau, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Selasa (21/9/2021) pukul 11.00 WITA.

Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Burhan, membenarkan peristiwa tersebut dan telah menerima laporan kasus penganiayaan itu.

“Betul terjadi penganiayaan bersama-sama yang dilakukan oleh anak sekolah,” kata Burhan kepada wartawan, Kamis (23/9/2021).

Tiga orang remaja putri itu berstatus siswi di wilayah tersebut. Penganiayaan itu juga diduga dilatarbelakangi ketersinggungan dengan perkataan yang tak senonoh melalui pesan instan di grup WhatsApp.

“Motif penganiayaan yang dilakukan ini, terlapor tersinggung ketika di-chat oleh temannya dan isi dari percakapan itu kata-kata tak senonoh, sehingga terlapor mendatangi korban dan melakukan penganiayaan secara bersama-sama,” ungkapnya.

Ihwal peristiwa ini, pihak Unit PPA Polres Bantaeng telah memanggil orang tua kedua dari tiga remaja putri itu. Mengingat ketiganya juga masih berusia di bawah umur. Sehingga, proses hukumnya dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

“Langkah-langkah yang diambil kepolisian setelah adanya laporan dan viral di media sosial, maka polisi melakukan klarifikasi dan penanganan perkara ini tetap berlangsung di PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Bantaeng,” tandasnya. (ishak/fajar)

Bagikan berita ini:
1
8
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar