700 Fasum di Kota Ini Masih Dikuasai Swasta

Jumat, 24 September 2021 11:27

Kantor Balaikota Makassar di Jl Ahmad Yani.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Butuh ikhtiar untuk memperbanyak fasum-fasos di Makassar. Sebanyak 700 titik masih dikuasai swasta.

Data itu terungkap saat Pemkot Makassar hendak mengerjakan jalan di area perumahan. Termasuk saat berencana menata taman-tamannya.

Fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) itu masih dikuasai pengembang. Padahal menyerahkan area itu ke pemkot merupakan kewajiban pengembang.

Landasan terbaru adalah Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2011, tentang Penyediaan Dan Penyerahan Prasarana, Sarana, Utilitas Pada Kawasan Industri, Perdagangan, Perumahan Dan Permukiman.

Salah satu poinnya menegaskan, setiap pengembang wajib menyerahkan sekian persen luas lahan yang dikelola. Nilainya bergantung luas lahan. Kemudian selanjutnya akan dikelola pemerintah daerah.

Akan tetapi, penyerahan fasum-fasos tersebut terkesan lamban. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Makassar mencatat masih ada 700-an titik yang belum diserahkan ke Pemkot Makassar.

Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Makassar Nirman Mungkasa mengungatakan lambannya penyerahan aset tersebut lantaran terkendala administrasi. Masih banyak pengembang yang belum memisahkan sertifikat lahannya.

Bagikan berita ini:
5
5
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar