Hapus Konten Mirip Warkop DKI, Manajemen Warkopi Bantah Tak Pernah Minta Izin

Jumat, 24 September 2021 23:16
Hapus Konten Mirip Warkop DKI, Manajemen Warkopi Bantah Tak Pernah Minta Izin

Warkopi. (int)

FAJAR.CO.ID — Setelah adanya sikap yang tegas dari Indro dan Lembaga Warkop DKI, manajemen Warkopi akhirnya buka suara. Mereka meminta maaf karena sudah menimbulkan kegaduhan.

“Surat permintaan maaf terbuka untuk om Indro dan juga Lembaga Warkop DKI atas kegaduhan yang sudah terjadi. Kami minta maaf yang sebesar-besarnya apabila dianggap melukai, mencederai ataupun membuat kegaduhan dan menyinggung,” kata Aly Julys, humas Patria TV dalam jumpa pers di bilangan Sawangan Depok Jawa Barat, Jumat (24/9/2021).

Dengan adanya permintaan maaf ini, maka manajemen otomatis akan menghapus semua konten yang mengatasnamakan Dono, Kasino, Indro yang dinilai meniru gaya Warkop DKI.

“Mengenai diskusi terbuka yang sempat disampaikan om Indro, dengan itikad baik ini, dengan keseriusan kami sudah take down semua konten kami di Warkopi,” tuturnya, lebih lanjut.

Manajemen Warkopi juga memutuskan tidak akan melakukan kegiatan apapun yang dinilai mirip dengan gaya Warkop DKI. Hal itu guna menghormati permintaan Indro dan Lembaga Warkopi yang meminta pihaknya tidak melakukan aktivitas apapun demi menghindari meluasnya konflik dan pro kontra yang terjadi. Terkecuali sudah mendapatkan izin dari lembaga.

“Memenuhi permintaan Om Indro, kata Mbak Hanna, kalau emang beritikad baik, tolong disetop dulu kegiatan. Atas itikad baik kami, kami sudah men-postponed segala kegiatan Warkopi yang berhubungan dengan TV nasional ataupun media sosial. Warkopi dan sketsanya sudah kami take down,” tuturnya.

Poin terakhir yang disampaikan pihak manajemen, cukup keberatan dengan pernyataan Indro dan Lembaga Warkop DKI yang menganggap mereka tidak punya etika. Karena faktanya, menurut manajemen Warkopi, sudah ada pembicaraan dari jauh-jauh hari untuk menggunakan nama Dono, Kasino, dan Indro.

“Perihal kok enggak ada babibu, main upload aja, Warkopi muncul tanpa minta izin. Hal itu tidak 100 persen tepat karena kami melalui PatriaTV sudah melakukan kontak terlebih dulu dari jauh hari sebelum konten Warkopi ini naik. Kita komunikasi dari sekitar pertengahan Agustus,” katanya.

“Kami sudah menanyakan baiknya gimana, harusnya seperti apa, namun apa yang sudah kami sampaikan tidak direspons dengan cepat. Dijawab hanya dengan oke, belum, oke. Bahkan sebelum sketsa Warkopi muncul di YouTube, kami sudah memberikan videonya kepada orang yg kami anggap orang terdekat dari om Indro,” imbuhnya. (jpg)

Bagikan berita ini:
6
7
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar