Peneliti Utama IPO Sentil PDIP: Lebih ke Sistem Dinasti Politik

Jumat, 24 September 2021 09:09

Megawati dan Presiden Joko Widodo / Twitter

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Peneliti Utama Indonesia Political Opinion (IPO) Catur Nugroho blak-blakan menyoroti dugaan polemik di internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Polemik tersebut bahkan mengarah terhadap pemecatan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang dinilai mendahului Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Hal itu terjadi lantaran sukarelawan Ganjar Pranowo mulai bermunculan untuk mendukungnya pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Menurut Catur Nugroho, hukuman terhadap Ganjar Pranowo bisa terjadi mengingat dirinya sebagai petugas partai.

“Pemecatan itu konsekuensi bagi Ganjar Pranowo karena berada di dalam partai yang tidak menghargai regenerasi politik secara demokratis,” jelas Catur kepada GenPI.co, Rabu (22/9).

Dia menjelaskan PDIP seharusnya mengganti nama bila terus berusaha mengekang temuan di publik.

Menurutnya, partai berlambang banteng merah itu saat ini terkenal dengan dinasti politik, bukan demokrasi.

“PDIP ini lama-lama jadi partai yang tak sesuai namanya. Jadi, PDIP lebih ke sistem dinasti politik,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dia menilai hukuman bagi Ganjar Pranowo bisa terjadi karena masih sebagai petugas partai.

Bagikan berita ini:
4
10
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar