Rachland Nashidik Tuding Yusril Ihza Mahendra Kejar Keuntungan dari Praktik Politik Moeldoko

Jumat, 24 September 2021 18:10

Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra--jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Keberadaan Yusril Ihza Mahendra dalam gugatan AD/ART Partai Demokrat ke Mahkamah Agung (MA), membuat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) gerah. Advokat itu dinilai memihak dan mendapat keuntungan dari praktik politik Partai Demokrat hasil KLB Deli Serdang.

“Yusril Ihza Mahendra mengaku netral dalam skandal pembegalan Partai Demokrat oleh Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Dia menyebut menjadi kuasa hukum Moeldoko hanya peduli pada demokratisasi dalam tubuh partai politik,” kata politisi Partai Demokrat, Rachland Nashidik, dalam keterangannya, Jumat (23/9).

“Ia secara spesifik dan selektif menyoal AD/ART Partai Demokrat. Namun, dia melewatkan secara sengaja AD/ART partai partai politik anggota koalisi pemerintah. Padahal, faktanya ada partai anggota koalisi pemerintah yang memiliki struktur Majelis Tinggi. Namun kekuasaannya jauh lebih besar. Yakni berwenang membatalkan semua keputusan Dewan Pengurus. Bila Yusril meneliti, pasti juga akan menemukan AD/ART partai lain pendukung Jokowi yang mengatur KLB hanya bisa diselenggarakan atas persetujuan Ketua Dewan Pembina,” tuturnya.

Bagikan berita ini:
10
2
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar