Tokoh Muslim Indonesia, H Dr Syafruddin Minta Perlu para Ilmuan Muslim Gali Lebih Dalam Sejarah Kenabian Ismail AS

Jumat, 24 September 2021 14:54
Tokoh Muslim Indonesia, H Dr Syafruddin Minta Perlu para Ilmuan Muslim Gali Lebih Dalam Sejarah Kenabian Ismail AS

Tokoh Muslim Indonesia Komjen. Pol. (Purn) Syahfruddin

“Mungkin secara umum, kita hanya mengetahui nasab atau silsilah Nabi Muhammad SAW sampai ke kakeknya, yakni Abdul Muthallib. Padahal jika dirunut lebih jauh, Nabi Muhammad SAW merupakan keturunan dari Nabi Ibrahim A.S melalui anaknya Nabi Ismail. Nah yang perlu digali lebih dalam ini sosok Nabi Ismail. Mengapa? Karena sejarah ini sangat penting. Nasab Ismail hingga ke Nabi Muhammad ini selalu disoal para ahli kitab sejak dulu. Mengapa ada Nabi dari bangsa Arab, kan begitu,” kata Syafruddin.

Sebenarnya, kata dia, mereka yang paham perbedaan sejarah peradaban manusia dan sejarah keislaman akan memahami baik, namun generasi kita belakangan ini sering rancu membedakan mana sejarah peradaban manusia, mana sejarah keislaman. “Sejarah keislaman itu dimulai dari era Nabi Muhammad, yang lahir Awwal tahun Gajah atau 570 Masehi. Tapi bicara sejarah peradaban manusia tentu kita akan sampai ke zaman Nabi Adam,” terangnya.

Di Indonesia, sambung Syafruddin siswa sekolah dibentuk melalui pendekatan sejarah secara umum. Mereka punya kurikulum sendiri. Nah, kalau bicara keislaman ini perlu membaca banyak literatur. “Coba kalau saya tanya kapan pertama kali Islam masuk nusantara? Belum ada jawaban pasti masih kontroversi, nah ini perlu digali mencari jawaban keilmuannya,” tandas Syafruddin panjang lebar.

Bagikan berita ini:
1
1
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar