Ini Kebiasaan Ali Kalora Hingga Berhasil Ditembak Mati

Sabtu, 25 September 2021 12:09

Batas akhir bagi kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora akhirnya tewas dalam baku tembak dengan aparat gabungan TNI dan Polri. (istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Ahmad alias Ali Kalora telah tewas ditembak mati oleh Satgas Madago Raya. Keberadaan Ali Kalora terendus petugas akibat dia kerap kali turun gunung dan meminta logistik kepada warga.

“Dari hasil pendalaman ditemukan bahwa Ali Kalora sering kali turun dan meminta untuk disediakan kebutuhan logistik kepada warga,” kata Kabag Ban Ops Densus 88 Anti Teror Polri Kombes Pol Aswin Siregar saat dihubungi, Sabtu (25/9).

Aswin menuturkan, kebiasaan Ali Kalora ini sudah terdeteksi sejak September 2021. Berbekal dari informasi tersebut, petugas di lapangan melakukan pemetaan untuk mengintai gerak gerik kelompok MIT.

Hingga pada akhirnya, pada 18 September 2021 tim mendeteksi Ali Kalora bersama Jaka Ramadhan alias Ikrima akan turun gunung untuk menjemput barang yang telah dipesan. Saat target turun, tim melakukan penyergapan hingga berhasil menembak mati keduanya.

“Ali Kalora dan Ikrima menjumpai seseorang untuk menjemput barang yang telah dipesan. Selanjutnya, tim melakukan penyergapan sehingga keduanya tertembak dan mati di tempat,” jelas Aswin.

Bagikan berita ini:
4
7
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar