Khawatir Terjadi Kluster Sekolah, Pemkot Parepare Kaji Kebijakan PTM

Sabtu, 25 September 2021 11:13
Khawatir Terjadi Kluster Sekolah, Pemkot Parepare Kaji Kebijakan PTM

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe

FAJAR.CO.ID, PAREPARE — Meski Pemerintah Kota Parepare belum memperbolehkan kegiatan sekolah luar jaringan (luring) atau Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Hal itu sebagai bentuk kehati-hatian agar tidak terjadi klaster anak sekolah.

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe yang juga Ketua Satgas Covid-19 Parepare di sela rapat paripurna DPRD, Kamis (23/9) kemarin mengatakan, masih berpotensinya terjadi penularan yang bisa menyebabkan klaster anak sekolah seperti yang saat ini banyak terjadi disejumlah daerah, menjadi pertimbangan pihaknya menggelar PTM.

“Saya takut kita kebablasan. Terlebih masih sangat minim anak SD yang divaksin. Semua harus terintegrasi. Semua persiapan, harus betul-betul matang, agar tidak terjadi klaster,” papar Taufan.

Sementara Sekretaris Kota (Sekkot) Parepare, Iwan Asaad, Kamis (23/9) kemarin, usai mengikuti paripurna di gedung DPRD Parepare, mengaku tidak mengetahui jika ada sekolah dalam wilayah Parepare yang menggelar PTM tanpa berkoordinasi dengan tim Satgas Covid-19.

Menurut Iwan, pemkot Parepare masih mempertimbangkan membuka sekolah tatap muka, meski kasus Covid-19 terus menunjukkan penurunan yang menggembirakan. Alasannya, kata dia, masih banyak hal yang harus difikirkan sebelum memutuskan PTM bagi pelajar. “PTM bukan sebatas kesiapan sekolah, tapi juga kesiapan para orang tua mengikuti aturan PTM,” jelasnya.

Bagikan berita ini:
5
8
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar