Singapura dalam Keadaan Darurat, Kasus Covid-19 Harian Tembus Rekor Tertinggi

Sabtu, 25 September 2021 12:05

Warga Singapura beraktivitas di luar ruang dengan menerapkan protokol kesehatan. Singapura kini menganggap covid-19 seperti flu biasa. (MARK CHEONG/ST)

FAJAR.CO.ID, SINGAPURA– Singapura kian waswas. Negaranya makin kacau oleh lonjakan kasus covid-19. Sebelumnya Singapura hanya mencatat 6 kasus per hari. Sekarang, lonjakannya sudah 1.500 kasus per hari.

Guru Besar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Tjandra Yoga Aditama, membeberkan sebab meningkatnya kasus baru covid-19 di Singapura dan Australia.

Harapannya, Indonesia bisa belajar dari apa yang terjadi di dua negara itu.

“Memang dengan penurunan kasus, di negara manapun, maka pelonggaran memang dapat dilakukan. Tapi itu dilakukan dengan beberapa syarat,” tutur Tjandra, Sabtu (25/9).

Syarat tersebut di antaranya adalah pelonggaran PPKM dilakukan secara bertahap, berhati-hati, dan dipantau ketat dengan tes yang memadai.

Itu termasuk whole genome sequencing untuk mendeteksi varian baru.

Yang perlu digarisbawahi, jika ada peningkatan, maka bentuk pelonggaran perlu ditinjau kembali.

Contoh rilnya bisa berkaca dari Singapura dan Australia. Dua negara yang sejatinya sudah mencatatkan kasus harian yang melandai.

Analisis Tjandra tak sembarangan. Pengalamannya saat menjabat Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara periode 2018-2020 dibuka semua.

Bagikan berita ini:
10
9
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar