Soal Pelaksanaan Rekrutmen Guru PPPK, PGRI Terima 19.752 Aduan

Sabtu, 25 September 2021 10:26
Soal Pelaksanaan Rekrutmen Guru PPPK, PGRI Terima 19.752 Aduan

ILUSTRASI. Aksi guru honorer yang terus memperjuangkan hak-haknya-- jawa pos

Unifah menambahkan PGRI meminta pemerintah merevisi peraturan rekrutmen PPPK sebagai solusi untuk mengatasi darurat kekurangan guru. Selain itu, manajemen pelaksanaan seleksi ASN PPPK perlu diperbaiki agar di masa mendatang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

“Seleksi PPPK guru honorer usia 35 tahun ke atas, dilakukan melalui proses antarsesama mereka dengan mempertimbangkan masa pengabdian, dedikasi, dan kinerja,” jelasnya.

PGRI juga meminta adanya peninjauan ulang tingkat kesukaran soal kompetensi teknis yang terlalu menekankan pada aspek kognitif. Sebagai solusinya bisa dengan memberikan afirmasi berkeadilan. Yaitu afirmasi nilai akumulatif berupa linearitas, masa kerja, portofolio, prestasi, nilai seleksi kompetensi manajerial, sosio kultural, dan wawancara.

“Memperhatikan begitu banyaknya para guru honorer yang tidak mencapai passing grade kompetensi teknis, pemerintah harus meninjau kembali kesahihan perangkat tes,” ungkapnya.

Unifah meminta pengabdian guru honorer jangan dihapuskan begitu saja dengan hasil tes kompetensi teknis yang menilai aspek kognitif saja. Dia mengusulkan bagi yang tidak memenuhi ambang batas seleksi tetap diberikan kesempatan mengikuti seleksi di masa mendatang setelah melalui proses pembinaan atau capacity building. (JPC)

Bagikan berita ini:
5
9
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar