Chelsea Akui Kekalahan, Guardiola: Kadang-kadang Kami Percaya

Minggu, 26 September 2021 08:32
Chelsea Akui Kekalahan, Guardiola: Kadang-kadang Kami Percaya

Thomas Tuchel dan Pep Guardiola/Getty Images

FAJAR.CO.ID, LONDON—Manajer Chelsea Thomas Tuchel, berbicara kepada BBC Match of the Day mengakui kekalahan anak asuhnya dari Manchester City. Menurutnya, mereka memang bermain buruk.

“Secara umum kami aktif tetapi di zona yang sangat dalam, bukan di tempat yang kami inginkan. Anda tidak bisa masuk ke pertandingan seperti ini dan mengharapkan hasilnya ada di pihak kami. Kami hanya harus menerima bahwa kami tidak berada di level kami, tetapi City berperan dalam hal ini. Membuat Anda berkinerja buruk juga merupakan semacam kinerja,” jelasnya.

Bagi Tuchel, ini hasil yang pantas. “Kami kalah dan City pantas menang. Sampai gol kami sangat kuat di 20 meter terakhir lapangan, tapi sayangnya hanya di sana. Di tempat lain kami tidak cukup baik untuk mengurangi tekanan dan menyakiti mereka,” jelas Tuchel di BT Sport.

Pelatih asal Jerman itu menyebut timnya tidak berada di level terbaik. “Kinerjanya tidak cukup rumit. Secara keseluruhan, sederhananya, kami tidak berada di level terbaik kami. Setelah gol itu rasanya sedikit seperti keyakinan untuk menang lebih besar daripada rasa takut kalah, saya tidak tahu mengapa. Kami mencoba mendorong dan membuat penonton berada di belakang kami. Itu adalah pertandingan yang sangat emosional tetapi tidak pernah berada di level tertinggi kami,” ujarnya.

“Kami kebobolan satu gol dari set play. Bahkan jika kami ingin melakukan umpan panjang untuk Romelu [Lukaku] itu tidak cukup tepat. Saya tidak benar-benar merasakan keyakinan bahwa kami bisa lolos dari bola-bola pendek. Itu diragukan dan rasanya seperti kami kehilangan sesuatu. Kami juga kurang sedikit kesegaran,” tandasnya.

Manajer Manchester City Pep Guardiola, berbicara kepada BBC Match of the Day menegaskan, “Hari ini kami bermain untuk satu sama lain, berlari untuk satu sama lain dan mengoper bola untuk satu sama lain. Sekarang saya menonton Ryder Cup dan saya melihat bagaimana mereka bermain untuk satu sama lain. Itu bagus ketika Anda bermain sepak bola juga. Tentu saja hanya tiga poin, tapi cara kami bermain sangat bagus.”

Pep mengatakan, terlepas dari kenyataan kalau mereka membutuhkan striker, City menurutnya mampu bermain sebagai sebuah tim. “Kadang-kadang kami percaya kami membutuhkan striker yang tepat untuk menyelesaikan, tetapi yang penting adalah cara kami bermain. Yang paling penting adalah melakukannya sebagai tim dan sebagai satu kesatuan. Ini seperti musim lalu. Sergio [Aguero] cedera sepanjang tahun dan kami memenangkan Liga Premier. Ini adalah cara yang baik untuk memulai minggu menarik yang kita miliki di depan kita,” jelasnya.

Secara umum, Pep Guardiola, berbicara kepada BT Sport mengaku sangat senang. Apalagi, ini kemenangan pertamanya atas Tuchel di Inggris. “Hari ini para pemain luar biasa. Di stadion ini dan melawan lawan ini, melakukan apa yang telah kami lakukan membuat saya sangat bangga,” ujar Pep.

“Kami datang ke sini dan melakukan permainan kami. Terkadang Anda tidak bisa melakukannya karena lawan lebih baik. Kami didorong untuk menekan tinggi dan mereka tidak bisa melakukan build-up,” lanjut Pep.

“Saya sangat bangga. Kami telah melakukannya di Stamford Bridge pada pemenang Liga Champions terakhir. Kami telah luar biasa bersama. Itu membuat saya bangga, sedikit untuk diri saya sendiri tetapi terutama untuk klub,” jelasnya.

Gabriel Jesus menjadi aktor utama kemenangan melalui gol tunggalnya dan Pep tak lupa memberinya pujian. “Gabriel selalu memberikan segalanya. Anda tidak bisa mengatakan apa-apa padanya. Setiap pertandingan dia berlari untuk rekan satu timnya. Memiliki tipe pemain seperti ini membuat saya sangat bahagia,” kata Pep. (amr)

Bagikan berita ini:
10
9
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar