Irwan Fecho Sebut Yusril Ihza Mahendra Tak Punya Etika sebagai Salah Satu Ketum Partai, Mengkhianati Demokrasi demi Kepentingan Pribadi

Minggu, 26 September 2021 17:50
Irwan Fecho Sebut Yusril Ihza Mahendra Tak Punya Etika sebagai Salah Satu Ketum Partai, Mengkhianati Demokrasi demi Kepentingan Pribadi

“Di dalam forum tersebutlah kemudian menjadi tempat menguji ide dan konsep serta pendapat kader partai Demokrat. Jadi kalau YIM mengatakan tidak terdapat tempat untuk menguji, itu salah,” kata Irwan.

Lanjutnya, bahwa konsep yang digunakan oleh Negara di dalam UU Parpol adalah self preview oleh anggota partai politik yang memang memiliki hak untuk menentukan sendiri kebijakan partainya (the right of party to determine its own destiny).

“Apa urusan YIM menguji itu kalau bukan faktor uang?” tutur Irwan.

Dia melanjutkan, Yusril telah meyakinkan kliennya bahwa parpol mendapatkan kewenangan delegatif dalam UU sehingga AD/ART masuk dalam ruang lingkup pengujian di MA. .

“Kliennya lupa bahwa berbagai produk hukum dibuat UU tersebut jenis dan cakupannya telah disebutkan di dalam UU,” ungkapnya.

Irwan mengatakan, kewenangan konstitusi MA adalah melakukan pengujian peraturan di bawah UU. Berbagai produk hukum di bawah UU tersebut jenis dan cakupannya telah disebutkan di dalam UU.

Bagikan berita ini:
3
6
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar