Jika Terbukti Ijazah Palsu Burhanudin Harus Dicopot, Begini Respons Relawan Jokowi

Senin, 27 September 2021 10:50

Jaksa Agung ST Burhanuddin memerintahkan anak buahnya untuk melakukan eksekusi barang bukti terhadap terpidana kasus korupsi terkait puncucian uang penjualan kondensat, (dok JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pengamat hukum Refly Harun bahkan mengatakan, jika terbukti ijazahnya palsu, maka Burhanudin harus dicopot dari Jaksa Agung. Namun beda dengan Relawan Jokowi ini.

Perbedaan latar belakang Gelar S1 dan S2 Jaksa Agung ST Burhanudin menjadi polemik. Sebab data di dalam buku pengukuhan Gurubesar dengan di situs Kejaksaan Agung berbeda.

Pengamat hukum Refly Harun bahkan mengatakan, jika terbukti ijazahnya palsu, maka ST Burhanudin harus dicopot dari jabatanya sebagai orang nomor 1 di Kejaksaan Agung.

Merespons hal itu Ketua Relawan Gerakan Indonesia untuk Jokowi (GiJOW), Ates Pasaribu menyarankan, ST Burhanudin tetap fokus melakukan penegakan hukum, khususnya pemberantasan tindak pidana korupsi.

Ates mengamati, meskipun masih perlu ada perbaikan, Jaksa Agung sudah menjalankan arahan Presiden Jokowi dengan sungguh-sungguh.

Indikatornya, beberapa kasus kakap berhasil diungkap.

Kata Ates, kerja penegakan hukum era ST Burhanudin juga berhasil mengembalikan uang hasil korupsi senilai triliunan rupiah.

“Kesungguhan Jaksa Agung dapat kita lihat dari keberhasilannya menangani kasus-kasus besar seperti korupsi PT Asuransi Jiwasraya, korupsi PT ASABRI, suap Djoko S Tjandra dan lain-lain,” kata Ates, Minggu malam (26/9).

Bagikan berita ini:
4
8
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar