Tuntutan Diabaikan Presiden Jokowi, BEM SI Geruduk Gedung KPK Hari Ini

Senin, 27 September 2021 11:23
Tuntutan Diabaikan Presiden Jokowi, BEM SI Geruduk Gedung KPK Hari Ini

ILUSTRASI: Aksi Saling dorong Mahasiswa dari BEM Keluarga Mahasiswa berbagai Universitas dengan aparat Kepolisian saat aksi demonstrasi menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law di Depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) bakal menggelar aksi unjuk rasa hari ini, Senin (27/9).

Unjuk rasa itu digelar dalam rangka memberikan pembelaan terhadap pegawai KPK yang dipecat gegara tak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK).

Aksi tersebut juga digelar karena waktu sebanyak tiga hari mengultimatum kepada Presiden Jokowi untuk membatalkan hasil TWK itu telah melewati tenggat.

“Iya, jam 10 kami aksi (unjuk rasa),” kata Koordinator Pusat Aliansi BEM SI Akbar kepada JPNN.com.

Akbar pun menyebutkan lokasi aksi unjuk rasa tersebut. “(Unjuk rasa) Di (kantor) KPK,” ujar Akbar.

Sebelumnya, BEM SI dan Gasak memberikan waktu 3×24 jam kepada Presiden Ketujuh RI itu untuk memenuhi tuntutan mereka.

“Jika Bapak masih saja diam, maka kami bersama elemen rakyat akan turun ke jalan menyampaikan aspirasi yang rasional untuk Bapak realisasikan,” demikian petikan surat BEM SI dan Gasak kepada Jokowi, Kamis (23/9).

Dalam surat itu, BEM SI dan Gasak menyinggung komitmen Presiden Jokowi yang berjanji akan menguatkan KPK dengan cara menambah anggaran, menambah penyidik, dan memperkuat lembaga yang kini dipimpin Firli Bahuri itu.

Namun, BEM SI dan Gasak menilai Jokowi terkesan diam atas pemecatan 57 pegawai KPK yang tak lolos TWK dalam rangka alih status menjadi ASN.

Padahal, kata dia, pelaksanaan TWK telah terbukti maladministrasi dan melanggar HAM sebagaimana temuan Ombudsman RI dan Komnas HAM.

“Alih-alih pegawai KPK ditambah, ternyata ada 57 pegawai KPK diberhentikan dengan SK Nomor 1327,” bunyi surat itu.(jpnn/fajar)

Bagikan berita ini:
2
8
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar