4 KTA Limit Besar Terdaftar OJK

Selasa, 28 September 2021 15:00
4 KTA Limit Besar Terdaftar OJK

Ilustrasi pinjaman online (Istimewa)

Di zaman yang serba modern seperti sekarang, pengajuan pinjaman terutama di lembaga perbankan dinilai tak lagi sulit. Bahkan, tiap orang dapat mengajukan pinjaman terutama yang tanpa menyertakan jaminan.

Pinjaman tanpa jaminan atau biasa disingkat KTA ini, bisa dibilang merupakan pinjaman yang paling populer di kalangan debitur.

Betapa tidak, hanya dengan memenuhi persyaratan yang diminta, debitur pun sudah bisa mengajukan pinjaman ke bank dan tak perlu pusing lagi memikirkan jaminan berharga yang harus diserahkan.

Terlepas dari hal itu, pengajuan KTA juga semestinya dipertimbangkan. Sebab, pinjaman yang diajukan ke bank tentunya memiliki sederet syarat dan risiko yang harus dipahami oleh debitur.

Salah memilih layanan, apalagi jika sampai terjebak dalam tipu daya oknum yang mengaku sebagai agen KTA dari suatu bank, bisa jadi boomerang bagi kondisi keuangan.

Makanya, sebelum melakukan pengajuan, ada baiknya perhatikan mengenai testimoni KTA yang ditawarkan oleh bank tersebut, dan cek pula apakah bank terkait telah terdaftar OJK.

Selain itu, dewasa ini debitur pun harusnya lebih jeli lagi dalam melirik layanan perbankan yang menyediakan KTA.

Cek keseluruhan produk KTA yang ditawarkan bank tersebut, mulai dari limit pinjamannya, suku bunga, masa tenor, hingga biaya-biaya lainnya yang dibebankan pada debitur.

Daftar KTA Limit Besar Terdaftar OJK

Dari sekian banyak produk KTA yang ditawarkan oleh bank, beberapa diantaranya sudah pasti menyediakan jumlah limit yang lebih besar dan tentunya telah terdaftar OJK.

Berikut ini beberapa KTA limit besar terdaftar OJK yang mungkin dapat menjadi pertimbangan Anda sebelum mengajukan pinjaman:

1. Tunaiku

Pilihan KTA limit besar yang pertama dan pastinya telah mengantongi izin OJK adalah Tunaiku. Ini adalah produk unggulan yang ditawarkan oleh Amar Bank dalam hal pinjaman tanpa agunan.

KTA Tunaiku ini hadir dengan limit mulai dari Rp2 juta hingga Rp20 juta. Cocok digunakan untuk memenuhi kebutuhan mendesak dan keperluan konsumtif.

Dengan besaran limit sampai Rp20 juta itu, KTA Tunaiku memberlakukan aturan masa tenor yang cukup lama, yakni hingga 20 bulan, dengan besaran bunganya sekitar 3-4 persen per bulan.  

Kalaulah Anda tertarik untuk mengambil KTA Tunaiku sebagai alternatif pinjaman di kala mendesak, penuhilah beberapa persyaratan yang diminta oleh pihak Tunaiku, diantaranya:

  • Warga Negara Indonesia
  • Minimal usia pengajuan 21 tahun dan maksimal 55 tahun
  • Wajib menyertakan fotokopi e-KTP
  • Memiliki rekening bank aktif
  • Berada di area pemasaran Tunaiku, yaitu Jabodetabek, Bandung, Sidoarjo, Semarang, Gresik, Yogyakarta, Semarang, Medan, Palembang, Pekanbaru, Makassar, serta Denpasar.

2. PermataKTA

Apabila KTA Tunaiku masih kurang cocok dengan kebutuhan Anda, terlebih jika melihat limit pinjamannya, mungkin PermataKTA lah yang bisa jadi opsi kedua.

Pasalnya, pinjaman dari Bank Permata ini menawarkan produk KTA limit besar, yakni hingga Rp300 juta dengan bunga tetap mulai dari 0,88 persen.

Jangka waktu cicilannya pun tergolong cukup lama, sampai dengan 3 tahun, yang tentunya bisa disesuaikan dengan kemampuan bayar debitur mereka.  

Serupa dengan produk KTA limit besar lainnya, PermataKTA ini juga memiliki persyaratan tersendiri yang harus dipenuhi oleh calon debitur, seperti:

  • Usia pengajuan minimal 21 hingga 50 tahun
  • Memiliki kartu kredit dengan masa pakai minimal 9 bulan dan limit terkecil Rp7 juta
  • Wajib menyertakan fotokopi e-KTP, NPWP, dan fotokopi kartu kredit
  • Domisili di coverage area Permata Bank, yaitu Jabodetabek, Cikarang, Karawang, Sidoarjo, Surabaya, Semarang, Medan, dan Palembang.

3. KTA SCB

KTA limit besar lainnya yang bisa dijadikan opsi tepat untuk mendapat kucuran dana dalam kondisi mendesak adalah KTA SCB.

Pinjaman tanpa agunan ini merupakan produk finansial yang ditawarkan oleh Standard Chartered Bank. Tentunya telah terdaftar OJK, karena berada di bawah naungan lembaga perbankan.

KTA SCB menyediakan pilihan limit beragam bahkan sampai Rp300 juta, dengan bunga yang sangat terjangkau, mulai dari 0,65 persen. Tenornya pun tergolong fleksibel, hingga 5 tahun lamanya.

Untuk pengajuan KTA SCB sendiri, Anda wajib memenuhi sederet persyaratan yang diminta pihak Standard Chartered Bank selaku penerbit produk KTA tersebut. Dan berikut persyaratannya:

  • WNI dengan minimal usia pengajuan 21 tahun dan maksimal 60 tahun
  • Minimal pendapatan Rp8 juta per bulan
  • Wajib punya kartu kredit dengan masa pakai minimal 1 tahun
  • Minimal limit kartu kredit Rp12 juta
  • Menyertakan fotokopi KTP, slip gaji, cover buku tabungan
  • Menyertakan fotokopi NPWP (pengajuan diatas Rp50 juta) dan fotokopi kartu kredit
  • Domisili di coverage area KTA SCB, yaitu Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya

4. KTA OK Bank

Kalau yang Anda butuhkan adalah KTA limit besar dan tanpa persyaratan kartu kredit, cobalah untuk mempertimbangkan produk pinjaman tanpa agunan dari OK Bank.

Pinjaman ini legal kok dan pastinya OK Bank sebagai perbankan yang menerbitkan produk tersebut, telah terdaftar sekaligus diawasi OJK.

KTA OK Bank menyediakan limit minimum Rp3 juta dan nominal terbesarnya Rp200 juta dengan masa tenor hingga 60 bulan lamanya.

Untuk urusan bunga, pinjaman ini tergolong memiliki tingkat suku bunga tetap, sebesar 1,89 persen.

Jika tertarik mengajukan KTA OK Bank, Anda dapat langsung memenuhi segala persyaratan yang diminta, seperti:

  • Minimal usia pengajuan 21 tahun dan maksimal 54 tahun
  • Minimal pendapatan Rp4,3 juta per bulan
  • Status pekerjaan sebagai pegawai tetap selama 1 tahun atau wiraswasta

Itulah beberapa pilihan produk KTA limit besar yang tentunya telah terdaftar OJK. Semua yang direkomendasikan tadi, dapat Anda ajukan lewat layanan CekAja.com.

Pengajuan KTA di CekAja.com tentu lebih mudah, karena seluruh prosesnya dilakukan secara online. Jadi, tunggu apalagi? Yuk, langsung akses situs CekAja.com, dan ajukan pinjaman KTA sesuai pilihanmu!

Bagikan berita ini:
3
9
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar