“Gatot Punya Libido Politik Luar Biasa, Modalnya Cuma Dagang PKI”

Selasa, 28 September 2021 11:18

Mantan Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo (Ist/RMOl Jabar/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ramai polemik prihal paham komunis telah menyusupi TNI seperti yang digaungkang eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo menuai cibiran dari sejumlah pihak.

Gatot Nurmantyo mengaitkan hilangnya patung para tokoh militer terdahulu di Museum Darma Bhakti Kostrad, yakni Jenderal TNI AH Nasution (Menko KSAB), Mayjen TNI Soeharto (Panglima Kostrad), dan Kolonel Inf Sarwo Edhie Wibowo (Komandan RPKAD) menjadi bukti bahwa komunis masih bercokol di tanah air khusunya di institusi TNI.

Barang-barang yang dihilangkan, kata Gatot, adalah yang berkaitan dengan peristiwa penumpasan komunisme di Tanah Air pada era Orde Lama.

Pegiat media sosial, Eko Kuntadhi menyebut tuduhan Gatot benar-benar keji dan tak berdasar. Menurutnya TNI adalah jantung pertahanan Indonesia. Memecahkan belah TNI dengan isu murahan, sama saja merobek Indonesia.

“Menuduh TNI telah disusupi PKI, hanya karena patung Soeharto di Kostrad diturunkan, itu benar-benar keji. Cuma kelas alap2 yang mulutnya kayak gini. Gatot, gatot…” cuitnya di Twitter, Selasa (28/9/2021).

Bagikan berita ini:
7
4
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar